Sifat Wajib Tuhan Allah Yang Maha Esa - Bukti Bahwa Tuhan Itu Ada Dan Aku Percaya PadaNya 100%

Apakah anda tidak percaya pada Tuhan yang menciptakan anda? Tuhan yang maha esa adalah ADA dan memiliki sifat sebagai berikut yang wajib untuk kita semua ketahui sebagai berikut di bawah ini :

1. Berwujud / Ada (Wujud)

Allah yang merupakan Tuhan kita keberadaannya sudah pasti ada namun kita tidak bisa melihatnya. Oleh karena itu keberadaan Tuhan itu hanya bisa kita yakini dengan logika yang cukup sederhana. Jika orang yang tidak beragama menganggap bumi dan alam semesta terbentuk dari ketidaksengajaan peristiwa di masa lampau dari zat-zat di luar angkasa, maka mereka pasti akan percaya jika setumpukan sampah secara tidak sengaja membentuk sebuah mobil BMW. Oleh sebab itu alam semesta ada yang membuatnya karena harus dibuat untuk bisa membuat keadaan seperti sekarang ini.

Manusia, binatang dan tumbuhan dibuat oleh Tuhan sejak awal mulanya, bukan karena evolusi. Teori evolusi sudah terbantahkan yang tidak dapat dibuktikan oleh dunia namun ditutup-tutupi oleh media dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

2. Tuhan Ada Tanpa Dimensi Waktu (Qidam)

Sejak awal Tuhan kita sudah ada tanpa ada dimensi waktu seperti di dunia kita. Di akhirat setelah kita meninggal dunia kita akan memasuki dunia baru tanpa ada dimensi waktu. Kita bisa berada di neraka jika kita tidak menyembahNya dan akan masuk ke dalam surga yang nikmat jika kita menyembahNya. Penguasa dunia adalah Tuhan yang maha esa dan kita harus menghormatiNya untuk mendapatkan kasih sayangNya.

3. Kekal Selama-Lamanya (Baqa)

Tuhan berbeda dengan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan yang mengenal adanya hidup dan mati. Tidak dapat dipungkiri bahwa suatu saat kita akan menjadi mayat. Dan mungkin kita akan melahirkan manusia baru hasil dari bibit sperma atau sel telur kita. Tuhan tidak mengenal dilahirkan dan tidak mengenal kematian. Ia hidup terus-menerus dengan segala urusanNya. Tuhan tidak pernah menyaru atau lahir dan mati sebagai manusia maupun benda hidup dan mati lainnya.

4. Berbeda Dengan MakhlukNya (Mukhalafatu Lilhawadis)

Semua yang ada di dunia kita tidak sama dengan Tuhan Allah. Tuhan bukanlah berbentuk seperti manusia dan memiliki sifat yang manusiawi. Ia memiliki kemampuan tanpa batas yang mampu menghasilkan ciptaan yang tidak akan mampu ditandingi oleh manusia sampai kapan pun. Segala yang menganggap Tuhan adalah benda atau manusia yang dituhankan jelas tidak mendasar. Tuhan tidak pernah lelah sedikitpun, dan Ia tidak pernah beristirahat sekejap pun.

5. Berdiri Sendiri / Tunggal (Qiyamuhu Binafsihi)

Tuhan tidak terbatas kemampuanNya dan tidak pernah terbayangan oleh manusia atas kehebatanNya. Oleh sebab itu manusia tidak akan pernah bisa menjadi Tuhan. Tuhan bisa melakukan segala apa yang dikehendakiNya dalam sekejap tanpa dibantu campur tangan pihak lain ataupun Tuhan lain. Tuhan tidak terdiri dari banyak Tuhan maupun satu kesatuan Tuhan karena Ia adalah satu dan aka selalu satu tidak pernah punya anak, isteri dan keluarga. Tuhan hanya memiliki banyak Malaikat yang menyembahNya, Manusia dan Syetan yang laknat kepada Tuhan di seluruh jagat raya ini.

6. Esa (Wahdaniyah)

Dengan segala kesempurnaanNya Tuhan adalah mutlak satu bnukan hasil penjumlahan, perkalian dan perhitungan lainnya. Sifat Esa tidak dapat disamakan dengan sifat makhluk ciptaannya. Allah sebagai Tuhan sendirian mencipta, menguasai, mengatur, memelihara, dan lain sebagainya.

7. Kekuasaan Tak Terhingga (Qudrat)

Tuhan memiliki kemampuan tak terbatas yang kita sudah tahu kehebatannya dengan menciptakan seluruh jagat raya di mana kemampuan kita sama sekali tidak ada bandingannya dengan kemampuanNya. Ia bisa menghancurkan segala yang ada dengan cepat tanpa kita sadari jika Ia mau. Orang yang berada di atas dan memiliki kekuasaan harus sadar bahwa Allah adalah penguasa sejati dan mereka berada telak jauh di bawahNya.

8. Memiliki Kehendak (Iradat)

Tuhan memiliki kemauan atas suatu hal yang sama sekali tidak bisa kita tolak. Tuhan yang menentukan nasib seseorang sesuai keinginanNya. Apabila Dia berkehendak untuk menghancurkan bumi serta isinya, maka terjadilah. Bila Ia ingin kita mati, maka matilah kita menemui ajal dengan cara sesuai yang Ia tetapkan.

9. Mengetahui Semua Hal (Ilmu)

Tuhan tahu apa yang kita lakukan dan kita pikirkan walaupun hanya dalam hati saja. Jika Tuhan adalah bodoh dan tidak pandai maka Alam semesta dan ciptaan lainnya tidak akan sebaik dan sesempurna seperti yang ada seperti sekarang ini. Tuhan Allah SWT adalah maha jenius jauh diatas seorang profesor doktor pada dunia manusia. Manusia hanya mengetahui segelintir kecil dari apa yang Ia ketahui.

10. Selalu Hidup Tanpa Mati Dan Istirahat (Hayat)

Adanya alam semesta yang membutuhkan pengaturan dan pengawasan yang terus-menerus membuktikan bahwa Tuhan itu ada. Jika Tuhan tidak hidup untuk selamanya maka ada saatnya Ia mati dan Dunia akan kiamat. Tuhan akan hidup terus menerus menjaga ciptaanNya berjalan dengan baik.

11. Mendengar Semua (Sama)

Semua yang kita bicarakan dengan lidah maupun dengan hati Tuhan dapat mengetahuinya 100%. Jika kita berdoa kepadaNya, Ia akan mendengarkan apa yang kita ucapkan. Pada umumnya apa yang kita minta tidak akan dikabulkan secara langsung. Perlu kerja keras dan usaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Apa-apa yang kita ucapkan, rasakan, pikirkan dapat Ia ketahui dan akan dimintai pertanggungjawaban kelak.

12. Melihat Semua (Bashar)

Sekecil apapun hal yang ada di alam semesta adalah milik Allah Tuhan alam semesta jagad raya pasti diketahui dan dilihatNya dengan jelas. Zat atom pun dapat ia lihat dengan jelas. Mustahil alam semesta berjalan dengan sempurna tanpa sepengetahuanNya. Apapun yang kita kerjakan di masa lalu dan masa kini dapat dengan Mudah diketahuiNya dan Ia akan meminta segala pertanggungJawaban kita kelak di hari akhir nanti.

13. Memberikan Pedoman Dan Panduan Hidup (Kalam)

Tuhan menurunkan firmanNya melalui malaikat yang kemudian disampaikan kepada RasulNya. Firman yang diberikan kepada manusia segala golongan dan masa untuk dijadikan pedoman dan panduan dalam menjalani hidup yang sebentar di dunia. Di dalam Al-Quran tertulis berbagai petunjuk untuk mendapatkan kasih sayangNya agar hidup bahagia kelak di dunia yang kekal nanti setelah kita mati.

Tambahan :
- Tuhan yang dimaksud dalam artikel ini adalah Allah SWT yaitu Tuhan orang-orang Islam dan Tuhan manusia semua golongan ras dan semua masa/era.
- Orang yang tidak mengakui adanya tuhan disebut Atheis dan belum sadar bahwa Tuhan memang ada.
- Artikel ini boleh dibaca oleh semua orang dan semua agama sebagai bahan perenungan dan meningkatkna keimanan kita sebagai makhluk yang bertuhan.
- Tulisan ini baik dibaca untuk orang yang tidak percaya Tuhan itu ada serta orang lain yang mempercayai keyakinan/kepercayaan lain untuk pembuktian dan membuktikan bahwa Tuhan itu ada.

Comments

Lantas Tuhan maunya apa?

Kalau melihat uraian Godam, maka saya heran sebenarnya Tuhan maunya apa? Mengapa Tuhan membiarkan begitu banyak kejahatan di dunia ini dan tidak menghentikannya dengan seketika, apakah Tuhan senang melihat bentuk-bentuk kejahatan?

Kalau Tuhan digambarkan demikian hebat dan sakti tapi ada satu kelemahannya yaitu Tuhan tidak bisa punya anak. istri maupun keluarga. Apabila Tuhan demikian saktinya apakah tidak mungkin Tuhan bisa menjelma menjadi manusia? Kalau Tuhan tidak bisa menjelma menjadi manusia berarti Tuhan itu tidaklah terlalu sakti.

Menurut saya Tuhan itu adalah kasih dan dia tidak bisa bertindak seenaknya misalkan menghancurkan manusia tanpa pertimbangan hukum kasihnya, Tuhan tidak bisa bertindak bertentangan dengan hukumnya sendiri yaitu Kasih karena itu adalah kepribadiannya. Tuhan tidak bisa kita ketahui wujudnya namun kita bisa ketahui sifatnya. Apabila Tuhan itu adalah diktator maka saya yang pertama sekali yang tidak akan menyembahnya. Lebih baik tidak usah hidup daripada harus hidup di tengah-tengah Tuhan yang diktator. Hendaknya kita bisa memahami Tuhan dengan cara yang lebih mendalam.

Tuhan maha pengasih dan juga maha penyayang

Allah maha pengasih dan maha penyayang setiap hari kita menyebutnya dengan suara yg keras!!! tetapi kita sebagai orang yg beriman yg menyebut Tuhan maha besar !!kenapa kita sering membedakan suku raas keturunan dan selalu menyebut orang lain itu kafir!kita merasa orang yg benar bakal masuk surga yg lain neraka saya kira Tuhan sudah menjelaskan tentang kasihnya yg tidak pernah membedakan suku raas bangsa apapun semua manusia yg ada diseluruh dunia ini adalah ciptaanya kepunyaan Tuhan yg maha besar apakah kita sebagai orang yg beriman dan selalu ibadah sudah pempunyai kasih dan sayang ? apabilah kita sudah mendapatkan berkat keselamatan dari Tuhan marilah kita semua memberitahukan dan menolong kepada orang yg blm dapat hikmat berkat keselamatan yg Tuhan berikan kepada seluruh umat Tuhan tanpa pilih kasih seperti kita selalu menyebut Tuhan yg maha pengasih dan maha penyayang!!!!tanamkanlah kasih dan sayang kpd semua umat manusia itulah yg Tuhan mau mari kita merenung semuanya

Ar-Rahman dan Ar-Rahim

Saudaraku.....

Agama adalah masalah keimanan, yaitu kepercayaan yang betul-betul diyakini.
Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Pemurah dan Maha Pengasih, sesuai dengan sifatnya: Ar-Rahman dan Ar-Rahim

Di dunia ini semua makhluk Allah (manusia, binatang dan tumbuhan) akan selalu mendapatkan kemurahan dari Allah SWT, semua mendapatkan oksigen, air dan sebagainya. Semua manusia mendapatkan rizky sesuai dengan usahanya (dan juga takdirnya), baik muslim maupun non muslim, baik bermoral baik maupun bejat.

Dalam masalah keimanan, di dunia ini manusia diberikan kebebasan untuk menjadi apa saja, apakah dia mau percaya kepada Allah SWT atau tidak. Namun untuk di akhirat, semuanya sudah menjadi kuasa Allah SWT. Bagi yang non muslim, yang panutannya bukan al qur'an dan hadis, diyakini (ini masalah keimanan ya) tidak masuk surga. Mengapa demikian?

Allah SWT menurunkan 4 kitab (Taurat, Zabur, Injil dan Al-Qur'an) berdasarkan kondisi pada saat itu, dikaitkan dengan konteks yang terjadi pada masa itu. Kitab Taurat diturunkan kepada nabi Musa adalah untuk bangsa Ibrani yang dibawanya keluar dari Mesir (Zaman Fir'aun). Kitab Injil (yang asli sesuai dengan awalnya) diturunkan kepada Nabi Isa AS untuk bangsa Israel, oleh karenanya banyak yang diawali dengan "ya bani Israil.......". Kita Al-Quran diturunkan kepada nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia, oleh karenanya banyak di awali dengan " ya ayyuhannass.... (ya wahai manusia.....).

Sebenarnya, kitab yang diturunkan belakangan adalah untuk menyempurnakan kitab sebelumnya. Di dalam Al-Qur'an Allah berfirman "Telah Aku sempurnakan agamamu........" Artinya agama Islam dengan Al-qur'annya itu telah sempurna dan berlaku untuk seluruh umat mausia. Dengan demikian manusia itu telah diberitahu oleh Allah SWT (melalui Al-Qur'an bahwa ini (Al-Qur'an) adalah kitab yang sempurna, mengapa menggunakan kitab yang lain? Tanpa mengikrakan diri melalui dua kalimah syahadat seseorang sekaligus tidak mempercayai Al-Qur'an, yang juga tidak mempercayai Allah SWT. Bagaimana Allah SWT akan mengasihi (sifat Ar-Rahim) manusia kalau manusia tidak mempercayainya? Bukankah begitu kausatifnya?....ini untuk urusan di akhirat ya....!kalau di dunia ya terserah mau jadi apa saja....! Sehingga (lagi....ini masalah keimanan) kalau orang tidak mengikrarkan diri melalui dua kalimah syahadat, non muslim, ya ganjaranya tidak akan masuk surga.

Demikianlah saudaraku....
Itu pemikiranku yang dangkal karena pengetahuanku mengenai agama Islam masih sangat-sangat sedikit. Namun yang sedikit ini sangat saya imani. Mohon maaf saya tidak bermaksud mengajari, jika kurang berkenan maafkanlah saya secara tulus. Ketulusan anda memaafkan saya akan membuat diriku menjadi bahagia.
Tak lupa, jika anda tidak berkeberatan sampaikanlah salam perdamaian dan salam persauraan kepada siapapun, insyaallah dunia ini akan menjadi tenteram, setidaknya bagi anda sendiri.

Salam hormat saya
Hamba Allah SWT yang senantiasa ingin meningkatkan keimanan dalam Islam.

hm...

sekarang lagi belajar agama ttg sifat wajib Allah. Dan terbantu karena wen ini...

Ar-Rahman Ar-Rahim

Allah SWT menurunkan 4 kitab (Taurat, Zabur, Injil dan Al-Qur'an) berdasarkan kondisi pada saat itu, dikaitkan dengan konteks yang terjadi pada masa itu. Kitab Taurat diturunkan kepada nabi Musa adalah untuk bangsa Ibrani yang dibawanya keluar dari Mesir (Zaman Fir'aun). Kitab Injil (yang asli sesuai dengan awalnya) diturunkan kepada Nabi Isa AS untuk bangsa Israel, oleh karenanya banyak yang diawali dengan "ya bani Israil.......". Kita Al-Quran diturunkan kepada nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia, oleh karenanya banyak di awali dengan " ya ayyuhannass.... (ya wahai manusia.....).

Semoga banyak saudara kita yang dapat membacanya dengan seksama dan penuh kasih! Amien

ANDA TOLOL!!!!!!!

TUHAN (ALLAH) TERLALU HEBAT!! DIA BERBEDA DENGAN KITA MAKHLUKNYA YG LEMAH DAN MEMERLUKAN ORANG LAIN UNTUK MENDAMPINGI HIDUP KITA. TUHAN TIDAK MEMERLUKAN ANAK ATAUPUN ISTRI!!! APA HAK ANDA BERKATA TUHAN ITU TIDAK SAKTI???
MEMANGNYA SIAPA YG MENCIPTAKAN ANDA DAN PIKIRAN BODOH ANDA INI??
JIKA DIA BERKEHENDAK(DAN DIA MEMANG MAHA BERKEHENDAK) SEKETIKA SAAT INI JUGA DIA BISA MEMATIKAN ANDA BESERTA PIKIRAN BODOH ANDA INI!!! TAPI TUHAN MAHA PENGASIH...
DIA PERCAYA KELAK SUATU SAAT ANDA AKAN TERSADAR DARI SEMUA PIKIRAN DANGKAL ANDA!!!!
DIA MASIH MEMBERI ANDA (DAN SEMUA MAKHLUKNYA YG TOLOL SEPERTI ANDAYANG SERING MELAKUKAN KEJAHATAN DAN KERUSAKAN DI BUMI_SEPERTI YG ANDA KATAKAN TADI_) KESEMPATAN!! UNTUK BERTOBAT DAN KEMBALI KE FITRAH ANDA YANG BENAR!!
CAMKAN KATA2 SAYA_SEORANG GADIS YG BRU LULUS SMA_(APAKAH ANDA TIDAK MALU MENDENGAR KATA2 SEPERTI INI DARI SEORANG REMAJA??????)
LANTAS TUHAN YG MANAKAH YG TIDAK MALU DGN KELAKUAN DAN PEMIKIRAN ANDA YANG SUPER_DUPER_EXTRA TOLOL DAN BODOH INI????
GEURA TOBAT EUY!!! SAKEUDEUNG DEUI KIAMAT!!!!!

PERINGATAN BAGI THOMASHTG DAN UMAT SEPEMIKIRAN DGN DIA

JIKA KAMU TIDAK SETUJU MENGENAI AGAMA KAMI AGAMA UMAT ISLAM JANGAN LAH KAMU MENGATAKAN SEPATAH KATAPUN YANG MENJADIKAN UMAT KAMI MARAH. JIKA KAMU INGIN JAWABAN DARI SEMUA PERTANYAANMU MAKA PELAJARI AGAMA KAMI. CARI KEBURUKAN-KEBURUKANNYA JIKA ADA. KAMU MEMANG ORANG YANG SANGAT SANGAT BODOH KARENA ORANG YANG SANGAT SANGAT BODOH ADALAH ORANG YANG BERKOMENTAR SEBELUM PAHAM BENAR APA YANG DIKOMENTARI.
SEDIKIT COMMENT KAMU ITU TELAH MENJADIKAN BERJUTA-JUTA BAHKAN BERMILYAR-MILYAR UMAT ISLAM MARAH DAN MENDOAKAN KEBURUKAN UNTUK KAMU. MAKA BERTOBATLAH !!!!!! SEBELUM NYAWAMU LEPAS DARI RAGA MU !!!!!!! SATU LAGI SAYA BERDOA SEMOGA ORANG-OARNG SEPERTI KAMU BERUMUR PENDEK JIKA TIDAK CEPAT BERTOBAT.

MATI AJA KAMU........................

SEMOGA SECEPATNYA ALLAH MENCABUT NYAWAMU JIKA KAMU TIDAK SECEPATNYA BERTOBAT.
JIKA KAMU TIDAK SETUJU MENGENAI AGAMA KAMI AGAMA UMAT ISLAM JANGAN LAH KAMU MENGATAKAN SEPATAH KATAPUN YANG MENJADIKAN UMAT KAMI MARAH. JIKA KAMU INGIN JAWABAN DARI SEMUA PERTANYAANMU MAKA PELAJARI AGAMA KAMI. CARI KEBURUKAN-KEBURUKANNYA JIKA ADA. KAMU MEMANG ORANG YANG SANGAT SANGAT BODOH KARENA ORANG YANG SANGAT SANGAT BODOH ADALAH ORANG YANG BERKOMENTAR SEBELUM PAHAM BENAR APA YANG DIKOMENTARI.
SEDIKIT COMMENT KAMU ITU TELAH MENJADIKAN BERJUTA-JUTA BAHKAN BERMILYAR-MILYAR UMAT ISLAM MARAH DAN MENDOAKAN KEBURUKAN UNTUK KAMU. MAKA BERTOBATLAH !!!!!! SEBELUM NYAWAMU LEPAS DARI RAGA MU !!!!!!! SATU LAGI SAYA BERDOA SEMOGA ORANG-OARNG SEPERTI KAMU BERUMUR PENDEK JIKA TIDAK CEPAT BERTOBAT.

Mengertilah !!!

Kejahatan itu ketiadaan dari kebaikan, bukan tuhan yg menciptakan kejahatan, Tuhan hanya menciptakan Kebaikan, manusia saja yg meniadakan kebaikan itu sehingga menjadi satu kejahatan, bukankah dingin itu tidak ada? menjadi ada karena ketiadaan panas bukan? pahamilah!!!

Tuhan tidak beranak atau berkeluarga itu bukan kelemahan, itu suatu yg amat sangat mudah dimengerti, bukankah sudah dijelaskan bahwa tuhan itu maha Esa(satu) jika bisa berkeluarga atau beranak, maka harus ada tuhan lain untuk menjadi keluargaNya? apakah kita harus menyembah banyak Tuhan nantinya jika garis keturunanya mulai menjadi banyak?(jika berkeluarga).

Untuk apa menjelma menjadi manusia rendah?untuk apa? untuk membuktikan eksistensinya? Ia tidak sesombong itu.

Koreksilah dirimu dulu anak

Koreksilah dirimu dulu anak muda yang belum mengerti apa-apa

Memalukan

astaghfirullah...
comment yang bertema : "anda tolol, peringatan bagi thomas, mati aja kamu" tidak ada solusi,penuh dengan amarah...
sangat tidak mencerminkan seorang muslim...sungguh memalukan... :(

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
" Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya "

" Sesungguhnya marah itu datangnya dari setan dan dia (setan) diciptakan dari api, dan api dapat dipadamkan dengan air. Karena itu jika salah seorang dari kalian marah maka berwudhulah." (HR. Ahmad)

TUHAN BUKAN MANUSIA, NGAPAIN HARUS MENYAMAR JADI MANUSIA.

Tuhannn......
Kamu tahu g kenapa Tuhan memberi hukuman, karena manusia tidak mau mematuhi perintah -perintah dan menjauhi larangan2_NYa. Tuhan itu sebenarnya jga Maha Pengasih juga Maha penyayang. Begitu banyak karunia yang diberikan Tuhan kepada makhluknya. Mata yang kamu gunakan untuk melihat juga pemberian Tuhan. banyak banget nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita sampai2 kita tidak mampu untuk menghitungnya....
Mengapa Tuhan tidak menyamar sebagai manusia? kamu salah, tuhan adalah maha besar, Maha kuasa. Apapun yang dikatakannya akan terwujud dengan seketika. Bisa saja Allah menyamar, tapi ia masih mempunyai hamba2 yang akan menjalankan tugas2. Kenapa harus Tuhan yang harus bertidak langsung????
Tuhan tidak beranak dan tidak ntuk diperanakkan, Jika tuhan ada lebih dari satu, tidak mustahil bumi ini akan hancur karena diperintah oleh lebih dari satu Tuhann....
Tuhan bukan manusia. Dia adalah pencipta dan bukan sebagai pemakai.....

Iklan Sponsor (Be Wise) :