Skip directly to content

Sebuah Puisi My Teachers Dan Drama Buah Karya Muhammad Sulhin

on Sat, 19/06/2010 - 00:28

(Pada malam hari Daniar sedang membereskan buku-bukunya, sementara ibunya sedang menjahit baju. Malam sudah lewat jam sepuluh)

Daniar : “Mama tahu enggak, kapan kiri-kira perang dunia ketiga akan meletus?”
Mama : “Ya enggak, bagaimana mama tahu?”
Daniar : “Dan kira-kira apa penyebab langsungnya menurut mama?”
Mama : (Tidak menjawab)
Daniar : “ Apa mungkin ya ma? Pertempuran dimulai dari desa kecil di ujung sana?”
Mama : “Wah, mama mana tahu, Daniar? Yang mama tahu ya ukuran baju, model baju, dan alat menjahit.”
Daniar : “Ya mama, (dengan mika kecewa) Nanti kalau Daniar sudah sudah besar, Daniar ingin jadi ahli sejarah.”
(Mama mendekati Daniar lalu membantu merapikan meja belajarnya)
Mama : “Sekarang tidurlah. Kamu belajar terlalu keras. Kamu sehat, bukan?”
Daniar : “Tentu ma! Daniar harus belajar keras! Daniar ingin berhasil ma! Daniar ingin jadi ilmuwan.”
Mama : “Iya mama tahu,, tapi menjaga kesehatan juga penting kan? Nah sekarang tidurlah!”
Daniar : “Oke ma1
Mama : “Oh iya, tadi Daniar ingin jadi ahli sejarah ya?”
Daniar : “Iya ma, apakah mama tidak setuju?”
Mama : “Sudahlah, besok dibicarakan lagi. Sekarang tidurlah.”
Daniar : “Baik ma.”
Mama : (Mama keluar dari kamar Daniar)

-----

My Teachers

My time has pasted
I will never forget
And always will remember

You all have tough to me
And you have educated with love
Because you
I understand

Wathever is importance the science
And from you
I so like that
Now please listen to my song
I want to say......

My Teachers thank you so much
For everything and every time
Please pray me so that me be
People who useful for religion and nation

Oleh : muhammad sulhin

Category: