Saat ini pemerintah dan rakyat kecil terus menjerit-jerit akibat lonjakan harga minyak mentah dunia yang terus naik dari waktu ke waktu. Tatapi lucunya justru tidak ada tindakan apapun untuk mengubah pola konsumsi bahan bakar dari minyak bumi dan gas bumi menjadi bahan bakar yang dapat kita perbaharui.
Seharusnya balai-baiai penelitian negara saat ini disibukkan dengan proyek-proyek untuk menemukan kendaraan berbahan bakar non fosil yang dapat diproduksi dengan mudah, bahkan kalau perlu dapat diproduksi secara industri rumah tangga.
Yang dilakukan pemerintah justru menaikkan harga bbm, gas, listrik, dll tanpa banayak upaya merevolusi pengunaan bahan bakar rakyat. Listrik yang seharusnya mudah kita ciptakan dengan modal sumber daya alam yang sangat melimpah ruah kenyataannya pembangkit listrik yang ada banyak yang hanya mengandalkan energi fosil dan arus air. Seharusnya masih banyak alternatif energi lain yang bisa dimanfaatkan seperti panas bumi, nuklir, arus laut, pasang surut, ombak, angin, sinar matahari, hewan, tumbuhan, dsb.
Saat ini sudah ada kendaraan sepeda motor listrik yang rupanya mirip dengan sepeda motor bensin serta memiliki surat-surat dan plat nomor seperti kendaraan normal karya anak bangsa. Walaupun hanya mampu berjalan pada kecepatan sedang, ini merupakan langkah awal yang perlu didukung pemerintah dengan berbagai upaya.
Cara yang mudah bagi pemerintah adalah dengan menetapkan tahun tertentu sebagai tahun bebas kendaraan fosil, misalnya tahun 2010. Langkah ini pun perlu dibuat secara regional minimal dalam ruang lingkup ASEAN. Dengan demikian para pengusaha industri kendaraan bermotor akan menyesuaikan peta industri mereka ke depannya sesuai kebijakan dan pasar yang ada. Dengan demikian setelah semua berjalan maka negara bebas subsidi bbm sehingga anggaran yang ada dapat digunakan untuk membuat pembangkit listrik yang lebih kreatif.
Masyarakat pun pasti akan menyambut baik kebijakan semacam itu karena akan mempermudah bahan bakar pengganti yang ada sehingga uang masyarakat dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain di luar membeli bahan bakar dan ongkos transportasi sehingga kondisi perekonomian pun menjadi lebih sehat. Sepeda motor dan mobil energi tenaga listrik di masa depan pun saya yakin tidak jauh berbeda dengan kendaraan minyak atau gas yang ada sekarang baik dari segi kemampuan dan kualitas.
Saya dan organisasi.org tahu di Indonesia banyak orang pintar dan jenius, namun keadaan membuat mereka tersembunyi tak terasah. Oleh sebab itu mari ubah kebiasan lama mulai dari sistem pendidikan hingga anggapan bahwa lulus sekolah / kuliah yang enak jadi pegawai / karyawan. Pemerintah harus memperbanya peneliti dan pengusaha demi kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia kita tercinta ini.
Post new comment