Orang indonesia banyak yang tukang pamer dan individualis

Masih ingatkah kita dengan beberapa sifat-sifat baik orang indonesia di buku pelajaran dan kata-kata orang tua jaman dulu kala :

- Musyawarah Untuk Mufakat
- Gotong Royong
- Tepo Seliro
- Saling Tolong Menolong
- Rela Berkorban
- Hidup Sederhana

Semua itu membuat Negara Indonesia menjadi makmur, sejarhtera, aman, sentausa, dsb.

Mari kita tengok kenyataan yang ada di lapangan :

- Sebagian besar berlomba-lomba untuk memperkaya diri dan memamerkan kekayaannya dengan memiliki banyak vila, mobil mewah, rumah mewah, istri cantik, barang bermerek, barang keluaran baru, serta barang-barang lain yang dirasa high class.
- Sering kita melihat orang kelaparan dan kesulitan di bagian negeri lain, tetapi kita cuek bebek tidak perduli.
- Kalau ketemu penjahat kelas cere di jalan kita hajar sampai mampus, tapi kalau bertemu koruptor kelas kakap kita tidak berani melakukan apa-apa.
- Tidak mau mengalah dalam urusan polusi dan kemacetan dengan selalu membawa mobil atau motor kemana-mana.
- Apapun yang terjadi dengan negara ini kita serasa tidak peduli yang penting kita masih bisa hidup enak.
- Memuja pemanasan global dengan menaikkan konsumsi energi listrik dan bbm baik secara sadar maupun tidak sadar.
- Maunya cuman jadi karyawan atau pegawai saja tanpa berani membangun bisnis dari kecil dengan tujuan menguasai perekonomian dunia. Nerimo saja yang digariskan oleh takdir.
- Tidak berani berinovasi dan berkreatifitas membuat sesuatu yang baru dan hanya bsa membajak atau meniru saja.
- Mencintai produk luar negeri dan atau berbau luar negeri yang penting asal british. Produk dalam negeri dari negri indonesia dipandang sebelah mata.
- Menganggap negara kita telah normal dan makmur kembali dari krisis moneter. Padahal kita belum keluar dari krisis ekonomi / krismon dari tahun 90an.

Apa yang terjadi dengan bangsa kita?
Semua jadi tidak peduli dengan nasib bangsa...
Kenapa begini?
Kenapa begitu?

Seandainya kekayaan alam yang ada di negeri yang kaya raya ini dikelola oleh sumber daya manusia yang handal, jujur, bergotong royong dan memiliki semangat 1945 maka negara kita tidak akan seperti sekarang ini. Marilah kawan mari kita bangun negeri ini tanpa nafsu bejat diri sendiri untuk memperkaya diri.

Mungkin artikel di link ini bisa jadi bacaan tambahan :
http://groups.yahoo.com/group/unand/message/802

Post new comment

  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
Kerjakanlah soal matematika di bawah ini sebelum memasukkan komentar untuk menghindari spam.
8 + 8 =
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.