Kontaminasi Otak Sejarah Indonesia Fitnah Coup PKI 1 Oktober 1966

Jika mengharapkan sebuah kebenaran terwujud, maka pemilahan harus bisa diputuskan berdasarkan obyektivitas, ataukah subyektifitas???

Hal ini lebih berkaitan pada wilayah sejarah Indonesia yang sudah compang-camping, dimana gelegar atribusi dan pendongkelan atas nama sejarah dan kejujuran Hati Nurani dalam menyikapi sebuah fenomena kerap mengandalkan jemari kekuasaan tanpa mengindahkan selebrasi Nurani yang menjerit akibat kebohongan yang diusung, terlihat jelas pada sebuah peristiwa spektakuler Sejarah Indonesia pada 1 Oktober 1966, dimana pada waktu itu terjadi sebuah pergolakan kehidupan berbangsa yang sangat akut dan mengakibatkan sebuah organisasi politik terbesar pada waktu itu terimbas oleh adanya fitnah "Coup".

Seandainya masyarakat kita sudah bisa berpikir realistis, tentulah tidak akan terbawa oleh suasana haru maru yang mengakibatkan adanya pembantaian berjuta nyawa tak berdosa atas nama coup PKI pada waktu itu.

PKI yang senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat dan selalu mendukung kebijakan pemerintah, namun dirasa sangat mengganggu kestabilan keamanan yang digalang TNI, hal ini wajar wajar adanya karena manusia masih mempunyai sifat kekhawatiran, namun seyogyanya hal tersebut juga menjadi teladan dalam bersikap, karena realita kehidupan apalagi yang selalu bersinggungan dengan Historical Mind selalu terkontaminasi dengan adanya Opinion of Public dan acapkali membelakangi adanya Opinion of Fact.................

PKI bukan suatu organisasi yang terlarang dan acapkali disebut melakukan coup pada waktu 1 Oktober 1966, namun hanya orang yang ingin meluberkan ambisi menuju tampuk pimpinan tertinggi yang selalu menyikat PKI dengan dalih akan melakukan coup.

Karena jika kebenaran dari adanya hal tersebut, coba kita telusuri ulang... berapa banyak program-program strategis PKI yang dipakai oleh aparatur pemerintahan rezim selanjutnya....

Dari sebuah pengantar tersebut jika kita reduksi lebih dalam dengan pisau bedah Pancasila, dapat saya kemukakan 1 pertanyaan yang paling mendasar...
1. Bagaimana pola pikir pemerintahan orde baru berpihak terhadap Pnacasila dan UUD 1945 jika dalam mpengamalannya malah menimbulkan dan melahirkan TAP MPR nomor XXV...

SALAM MERDEKA.

Satu Tujuan demi Revolusi Empat Lima

sesuai dengan Tri Konsepsi Kemerdekaan

Iklan Sponsor (di luar tanggung jawab Organisasi.Org) :