Pernahkah anda melihat pusat perbelanjaan yang memiliki arena permainan keluarga? Biasanya banyak permainan yang ditawarkan mulai dari game ding dong yang harus memasukkan koin untuk bisa main gamenya, masukin bola basket ke ring, wahana kereta api yang muter-muter, odong-odong, sampai game joget tapak kaki yang bisa dilihat banyak orang.
Di mana letak judi terselubungnya? Permainan yang punya sifat untung-untungan dengan probabilitas menang yang kecil dan memberikan suatu imbalan yang cukup menggiurkan. Tapi tidak selamanya punya sifat kemungkinan menang yang kecil dan hadiah yang menarik. Selama orang yang bermain permainan itu lebih banyak yang moncoba peruntungan / luck di game itu dengan mengharap imbalan tanpa menghiraukan apakah dia mendapatkan hiburan yang menghibur atau hanya membuat tegang.
Imbalan memang tidak secara langsung berupa uang, namun terkadang suatu permainan memberikan kupon dalam jumlah tertentu jika mendapatkan nilai skor yang ditentukan. Kupon tersebut memang nilai satuan tidak seberapa, tapi jika dikumpulkan bisa ditukarkan dengan hadiah yang bernilai tinggi seperti tv, handphone, rice cooker, snack, permen, dan macam-macam.
Kalau saya melihat orang yang bermain dan tujuannya hanya untuk dapat kupon sebanyak-banyaknya atau hadiah langsung berupa coin, boneka, mainan, makanan, dan sebagainya tanpa merasa terhibur sungguh amat kasihan. Mereka telah terjebak dalam mental judi yang mengkhawatirkan.
Bayangkan saja ada anak kecil yang punya uang rp. 10.000 dipakai buat main game tangan elektronik untuk mendapatkan boneka namun tidak mendapatkan apa-apa karena dia kalah. Tangan elektronik itu memang sengaja didesain tidak mencengkram dengan kuat boneka yang menjadi target, namun terkesan kuat karena terbuat dari besi dan bentuknya yang terlihat garang. Ada pula yang main game untung-untungan untuk dapat segepok kupon atau serauk koin yang memungkinkan dia akan stres dan mencaci maki jika kalah. Aspek hiburan memang dikesampingkan untuk meraup keuntungan dari orang-orang yang bermental judi dengan berkedok arena permainan keluarga.
Saran saya sebaiknya permainan untung-untungan atau game yang memberi kupon, koin dan berbagai insentif lain tidak ada lagi, karena sifatnya yang tidak mendidik, tidak menghibur dan bisa membuat orang stress. Kreatiflah dikit, buat atau sediakan game-game yang dapat membuat orang lain tersenyum sendiri maupun bersama-sama teman dan kerabat. Misalnya game pong, mandi bola, odong-odong, dingdong, balapan mobil dan lain sebagainya.
Mohon dukungannya dari teman-teman semua!
Judi itu sampah bodoh yang membuai harapan.
- Terima Kasih Semoga Berguna -
GOOD
THANKS
Post new comment