Gimana Cara Menolak & Menghentikan Pembangunan Tower-BTS Tanpa Izin Warga Sekitar?

Di Bojong Gede-Bogor, tepatnya di Gg.Boray, Jl. Raya Bojong Gede, Bambu Kuning, Bj. Baru-Bogor, sudah / sedang berlangsung pembangunan Tower-BTS AXIS, oleh PT. Natrindo Telepon Seluler.

Sebetulnya proses permintaan izin dari warga sekitar, masih meninggalkan masalah yang belum tuntas, namun apa daya warga awam yang tidak tahu hukum untuk dapat menghentikannya, bilamana dengan cara anarkis sudah pasti kena hukum apalagi oleh sebuah perusahaan besar yang bisa membeli aparat hukum dengan kekuatan "UANG".

Proses penolakan warga sejak diketahuinya akan dibangun tower, adalah sejak akhir bulan Oktober'08/awal November 2008. Sebetulnya sebagian besar warga menolak dengan sangat apalagi warga yg rumahnya sangat berdekatan dg lokasi (radius antara 1 - 4 meter dari titik tanah lokasi tower-sangat dekat khan..???-) apalagi rencana tinggi tower lebih dari 40-an meter. Satu-satunya warga yang sangat ambisi adalah memang yg sebidang tanahnya akan disewa (rumahnya berjauhan dari lokasi bidang tanah yg akan dipakai).

Adapun bila sekarang sudah/sedang dibangun (sdh 75%, krn dikerja siang malam hampir 24 jam nonstop mulai dari bln Mei'09) adalah dengan proses permintaan tandatangan izin dari warga yang sebagian adalah hasil rekayasa juga untuk mendapatkan tandatangan warga yang rumah/tanahnya sangat berdekatan terindikasi dengan adanya semacam intimidasi (bikin jiper warga yg org kampung/ndeso) dengan mendatangi (tepatnya "menyatroni") rumah warga tersebut dengan bantuan aparat (pemda/satpol pp/polisi) yang berhasil membuat takut warga bersangkutan yg akhirnya membubuhkan tanta tangan (yach.. memang warga-warga tsb akhirnya mendapat kompensasi sedikit uang) tapi dengan perasaan yg tidak ikhlas krn takut.

Jadi mana peran pemerintah untuk membatasi jumlah tower via Tim Penertiban Menara Telekomunikasi-nya.??? Karena disamping merusak dari segi estetika lingkungan juga mengundang rasa ketidakpercayaan rakyat terhadap aparat dari RT, Pemda - Polisi mungkin juga sampai Presiden, karena aparat sudah silau dengan "UANG".

Jadi bagi yang bisa membantu Please Help Us dengan sangat amat...!! Agar dapat ter-CANCEL-nya berdiri tower tsb. Hingga saat tulisan ini dibuat besi-besi belum dipasang. Tapi saya yakin bila tidak ada bantuan dari anda-anda, rekan-rekan, dan aparat berwenang yang memang idealis mengayomi rakyat tidak sampai sebulan lagi/tidak sampai akhir Juli 2009 ini tower sudah akan berdiri dengan sombongnya.

TOOOOOOLLOOOOOOOOOOOOONG.........!!!!!

Minta bantuan hukum YLBHI

Memang pembangunan harus jalan terus sehingga pengusaha akan melakukan apa pun demi secuil keuntungan. Tapi dengan bukti-bukti yang ada warga bisa melakukan penolakan dengan dibantu lembaga hukum tertentu. Atau bisa juga melakukan pendekatan dengan pemilik lahan dengan menjelaskan dampak bagi masyarakat di sekitar bts mulai dari gangguan estetika sampai gangguan radiasi sinyal ponsel. Lakukan tawaran sewa yang lebih tinggi apabila kontrak sudah habis jika cara damai sudah tidak diindahkan dan pemilik lahan orang yang rakus uang. Jika sudah tidak bisa lagi ya mending angkat kaki saja dari tempat terkutuk itu beramai-ramai agar jadi daerah sepi dan akhirnya natrindo angkat kaki juga karena tidak ada pelanggan alias tidak untung punya bts di sana.

Ada tidak kemungkinan kena Pasal 311 ayat 1 KUHP ??

Kalau saya terus menerus bikin surat seperti ini untuk mendapatkan emphati dan mendapat solusi yang jitu dari pihak/orang yang tepat, ada kemungkinan tidak terkena Pasal 311 ayat 1 KUHP yang sekarang sedang marak seperti kasus Prita Mulyasari dg RS OMNI atau kasus Khoe Seng Seng (44) & Kwie Meng Luan /Wenny (46) dg PT. Duta Pertiwi (ITC Mangga Dua) ?

Karena kami orang awam hukum, sedangkan PT. Natrindo pihak yang kuat DUIT-nya.

HARI GENE....?????

MANA ADA ORANG / APARAT / PEMERINTAH, YLBHI, ATAUPUN SETAN YANG BAKAL MAU NGURUSIN PERSOALAN LOE KALO GA ADA CELAH BUAT DAPETIN DUIT...!!!! CAPE-CAPEIN AJE

SIAP AJE TERIMA PUNYA RUMAH UDEH TENANG-TENANG EH ADA TOWER MUNCUL DEKAT RUMAH, JADI BELINGSATAN......

PRESIDEN MANA SEMPET LAH NGURUSIN SEGELINTIR UPIL DARI PERSOALAN INI...!!! APALAGI ORANG-ORANG YANG EMANG ORIENTASINYE DUIT KAYA TIM PENERTIBAN MENARA TELEKOMUNIKASI.

ELO ORANG BIASA MANA MUNGKIN BISA NGELAWAN PT. NATRINDO (AXIS), EN YG PUNYA TANAH JAGOAN GANG BORAY, YG BAPAKNYA DULU KATANYA ORANG PALING KAYA DI SITU SAMPE ELO-ELO ORANG KAMPUNG PUNYA JALAN MASUK KE ARAH RUMAH-RUMAH LOE PADE YANG UDEH DI WAKAF-IN......!!!!

OKNUM POLISI / APARAT / PAMONG SITU JUGA MARUK DUIT TAOOOOO.......

sbenernye yang bisa bertindak adalah Tim Penertiban Menara Telekomunikasi yang mengatur aturan pembuatan menara bersama. Tapi mana mau lah mereka bergerak kalo ga ada"DUIT"-nye!

Iklan Sponsor (di luar tanggung jawab Organisasi.Org) :