Bahan: Ayam hutan (bisa paha/dada, tergantung selera)
Jeruk citrus orange (karena di asia susah nemuin segarnya, pakai jeruk concentrate saja)
Kayu Mesquite
White grape vinegar
Lumpur gunung
cengkeh 2 butir
peralatan:
panggangan dan arang
daun yang cukup besar tapi tidak bergetah dan tidak beraroma kuat, misalnya daun teratai
cara membuat:
potongan ayam ditusuk-tusuk dengan garpu
kayu Mesquite dibakar sampai menjadi arang lalu arangnya ditumbuk dan direndam dalam air selama 1 jam.
Air rendamannya diambil dan disaring, lalu tambahkan 1 sdm white grape vinegar, rendam ayam kedalamnya selama 5 menit.
angkat ayam dan rendam dalam citrus orange selama 15 menit, atau oleskan concentratenya sampai tertutup seluruhnya
tumbuk 2 butir cengkeh dan taburkan di potongan ayam
bungkus dengan daun
tempelkan lumpur di luar daun, supaya lebih mudah lumpur bisa ditempel di kertas lalu direkatkan disekeliling daun seperti tempurung kura-kura
nyalakan arang dan masukkan bungkusan ke tengah tengah bara yang menyala (harus posisi tertimbun seluruhnya.
Tunggu 15 s/d 25 menit, tergantung besar potongannya
keluarkan dari bara dan buka bungkusnya
rendam lagi 5 menit atau oleskan lagi sedikit concentrate
panggang 3 menit lagi sambil diputar diatas bara, jarak 20 cm (tidak boleh ada lidah api
ayam siap dimakan
kalau tidak ada ayam hutan bisa pakai ayam kampung atau ayam broiler tapi kalah enak rasanya
kalau mau langsung makan, bisa ke resto O'Connor Grill Room, Jl. Lombok No 69 A, Menteng, Jakarta Pusat
salam,
Irwan Effendi
http://www.oconnorgrillroom.com